Entri Populer

Kamis, 10 Februari 2011

Definisi-definisi Psikologi

Disusun oleh: Ratna Sari
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya.
Menurut asalnya katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa.
Menurut para ahli
Crow & Crow :
Pschycology is the study of human behavior and human relationship. (Psikologi ialah tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain (human relationship) maupun bukan manusia: hewan, iklim, kebudayaan, dan sebagainya.

Sartain :
Psychology is the scientific study of the behavior of living organism,with especial attention given to human behavior. (Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku organisme yang hidup, terutama tingkah laku manusia).

Bruno (1987) :
Pengertian Psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu: Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai “ruh”. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “kehidup mental”. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku” organisme.

Chaplin (1972) dalam Dictionary of psychology
Psikologi ialah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan.

Ensiklopedia Pendidikan, Poerbakawatja dan Harahap (1981)
Psikologi sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala dan kegiatan – kegiatan jiwa.
Richard Mayer (1981) :
Psikologi merupakan analisi mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.
Plato:
Psikologi ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat,hakikat,dan hidup manusia.
Aristoteles:
Badan adalah materi dan jiwa dalam bentuk dan masing-masing berperan sebagai potensi dan aktus.
Thomas Aquinas (1225-1274)
Manusia adalah entitas dinamis, dimotivas   secara internal oleh jiwa.
Francis Bacon (1561-1626)
Segala pengetahuan didapat melalui persepsi  dan pengalaman.
Rene Descartes (1596-1650)
Ilmu pengetahuan mengenai gejala pemikiran atau gejala kesadaran manusia, terlepas dari badannya.
Woodworth dan Marquis
Mendefinisikan psikologi sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas individu dari sejak masih dalam kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar. Adapun sasarannya adalah aktivitas rohaniyah yang pada hakikatnya menimbulkan aktivitas jasmaniyah itu.
Wilhem Wundt (1832 – 1920)
Memandang bahwa psikologi adalah sebagai ilmu yang menyelidiki pengalaman –pengalaman yang timbul dalam diri mannusia seperti perasaan penca indera, perasaan (feeling) kita, pikiran dan kehendak ; bukannya menyellidiki pengal;aman-pengalaman yang timbul dari luar diri manusia, karena pengalaman-pengalaman dari luar (eksternal) tersebut menjadi objek penyelidikan ilmu alam.
John Brodus Watson (1842-1910)
Berpendapat bahwa Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku lahiriyah, bukannya mempelajari tentang kesadaran, dengan menggunakan metode obsevasi yang objektif seperti rangsang (stimulus) dan response (jawaban) terhadap rangsang-rangsang.
Maka, dapat disimpulkan bahwa Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari atau menyeldiki serta membahas secara ilmiah dengan berbagai metode tentang hidup kejiwaan manusia serta tingkah laku yang ditimbulkannya dalam hubungannya dengan keadaan sekitar serta proses adaptasi terhadapnya dan dari pengalaman yang telah terjadi individu itu akan memeplajari hidupnya dan cendrung ingin menjadi yang terbaik di lingkungannya..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar